UAS ANKEP

Buat temen-temen yang mw donlot data UAS ANKEP, copy link di bawah ini:

http://www.mediafire.com/?nzmijzzyym0

trus …

niy Jawaban Mulkan (masi otretan aja, blum lengkap), tlg d lengkapin truz d share di coment yh..thx

BAGIAN A

Langkah – Langkah Analisis :

  1. Melakukan Analisis Data Hilang dengan cara mengganti missing value (data hilang) dengan rata-ratanya.

  2. Variabel yang terlibat:

Var Dependent (Y): IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)

Var Independent (X): THN(Tahun Angkatan), PDKT(Cara Pendekatan Belajar), HMBT(Hambatan belajar), MOTIV(motivasi), JK(Jenis Kelamin), USIA, DA (daerah Asal), TG(Tempat Tinggal)

3.Membuat variable-variabel dummy dari variable predictor yang berskala nominal / kategori / nonmetrik yaitu : THN, JK, DA, dan TG

4.Melakukan Analisis Regresi dengan menggunakan Software Minitab 15.00, dengan aumsi bahwa tidak terjadi pelanggaran asumsi klasik Analisis Regresi linear.

5.Melakukan Statistika Deskriptif dengan Software SPSS 16.00

Berdasarkan Output Minitab dan SPSS, diperoleh :

————— 02/01/2010 20:31:19 ————————————————————

Regression Analysis: IPK versus THN_2007; THN_2006; …

* THN_2003 is highly correlated with other X variables

* THN_2003 has been removed from the equation.

* JK_PR is highly correlated with other X variables

* JK_PR has been removed from the equation.

* DA_4 is highly correlated with other X variables

* DA_4 has been removed from the equation.

* TG_5 is highly correlated with other X variables

* TG_5 has been removed from the equation.

The regression equation is

IPK = 2,72 – 0,588 THN_2007 – 0,339 THN_2006 – 0,362 THN_2005 + 0,124 THN_2004

+ 0,078 PDKT + 0,0439 HMBT + 0,100 MOTIV – 0,052 JK_LK – 0,061 USIA

– 0,797 DA_1 + 0,006 DA_2 – 0,307 DA_3 + 0,527 TG_1 – 0,115 TG_2

– 0,377 TG_3 – 0,168 TG_4

Predictor Coef SE Coef T P VIF

Constant 2,716 3,128 0,87 0,391

THN_2007 -0,5878 0,6690 -0,88 0,386 14,929

THN_2006 -0,3394 0,5501 -0,62 0,541 9,683

THN_2005 -0,3620 0,5615 -0,64 0,524 11,259

THN_2004 0,1237 0,5571 0,22 0,826 2,761

PDKT 0,0785 0,1530 0,51 0,611 2,325

HMBT 0,04389 0,09263 0,47 0,639 2,262

MOTIV 0,1004 0,1991 0,50 0,617 2,137

JK_LK -0,0524 0,2072 -0,25 0,802 1,707

USIA -0,0614 0,1180 -0,52 0,606 3,438

DA_1 -0,7969 0,3647 -2,19 0,036 4,059

DA_2 0,0064 0,2758 0,02 0,982 3,056

DA_3 -0,3068 0,4754 -0,65 0,523 2,011

TG_1 0,5269 0,3351 1,57 0,125 3,053

TG_2 -0,1154 0,3475 -0,33 0,742 1,402

TG_3 -0,3773 0,2651 -1,42 0,164 2,249

TG_4 -0,1682 0,5175 -0,32 0,747 1,622

S = 0,563370 R-Sq = 35,0% R-Sq(adj) = 4,5%

PRESS = 23,1805 R-Sq(pred) = 0,00%

Analysis of Variance

Source DF SS MS F P

Regression 16 5,8196 0,3637 1,15 0,356

Residual Error 34 10,7911 0,3174

Total 50 16,6108

No replicates.

Cannot do pure error test.

Source DF Seq SS

THN_2007 1 0,0012

THN_2006 1 0,2313

THN_2005 1 0,3153

THN_2004 1 0,1307

PDKT 1 0,1616

HMBT 1 0,1387

MOTIV 1 0,0370

JK_LK 1 0,5147

USIA 1 0,0378

DA_1 1 1,3163

DA_2 1 0,0392

DA_3 1 0,1266

TG_1 1 2,1128

TG_2 1 0,0124

TG_3 1 0,6105

TG_4 1 0,0335

Unusual Observations

Obs THN_2007 IPK Fit SE Fit Residual St Resid

1 1,00 1,6000 2,9376 0,2532 -1,3376 -2,66R

20 0,00 0,0000 1,8397 0,3109 -1,8397 -3,92R

R denotes an observation with a large standardized residual.

Durbin-Watson statistic = 1,98715

No evidence of lack of fit (P >= 0,1).

Normplot of Residuals for IPK

Residuals vs Fits for IPK

Residual Histogram for IPK

Residuals vs Order for IPK

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Sum Mean Std. Deviation
IPK 51 .00 3.89 145.68 2.8565 .57638
THN_2007 51 0 1 15 .29 .460
THN_2006 51 0 1 14 .27 .451
THN_2005 51 0 1 17 .33 .476
THN_2004 51 0 1 3 .06 .238
THN_2003 51 0 1 2 .04 .196
THN 51 0 4 139 2.73 1.078
PDKT 51 8.13 12.38 505.25 9.9069 .79413
HMBT 51 8.53 14.80 622.02 12.1965 1.29368
MOTIV 51 5.17 7.75 333.90 6.5471 .58490
JK_LK 51 0 1 23 .45 .503
JK_PR 51 0 1 28 .55 .503
JK 51 0 1 23 .45 .503
USIA 51 17 22 999 19.59 1.252
DA_1 51 0 1 13 .25 .440
DA_2 51 0 1 25 .49 .505
DA_3 51 0 1 3 .06 .238
DA_4 51 0 1 10 .20 .401
DA 51 1 4 112 2.20 1.040
TG_1 51 0 1 11 .22 .415
TG_2 51 0 1 4 .08 .272
TG_3 51 0 1 14 .27 .451
TG_4 51 0 1 2 .04 .196
TG_5 51 0 1 20 .39 .493
TG 51 1 5 169 3.31 1.581
Valid N (listwise) 51

BAGIAN B

  1. Jelaskan secara singkat tahapan yang dilakukan dalam sebuah proses pengambilan keputusan!

Jawab :

  • framing a problem : Pengumpulan informasi untuk mengidentifikasikan permasalahan,

  • assembling alternatives : Tahap perancangan solusi dalam bentuk alternatif2 pemecahan masalah,

  • evaluating them : Tahap memilih dari solusi dari alternatif-alternatif yg disediakan, and

  • choosing the best one to implement : Tahap melaksanakan keputusan dan melaporkan hasilnya.


  • 2.Uraikan bagaimana fungsi pengambilan keputusan pada keempat fungsi manajemen yang ada!

Jawab :

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, dan mengendalikan.

  • Kegiatan seorang manajer adalah menyusun rencana. Menyusun rencana berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya. Fungsi perencanaan mencakup proses merumuskan masalah, membangun strategi untuk mencapai sasaran tersebut, dan mengembangkan rencana guna memadukan dan mengoordinasikan sejumlah aktivitas.
  • Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan (1) tugas apa yang harus dikerjakan, (2) siapa yang harus mengerjakannya, (3) bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, (4) siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, (4) pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  • Mengarahkan atau actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).
  • Mengendalikan atau controling dalah proses pengawasan performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar.

  • 3.Jelaskan upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadi tipu muslihat dalam proses pengambilan keputusan!

Jawab :

Sebelum Negosiasi

  • Prepare your questions. mengidentifikasi informasi yang kurang dan mempersiapkan untuk meminta pertanyaan yang sama atau mirip beberapa kali.

  • Evaluate motivations. menganalisis konteks dan mitra negosiasi yang mencakup uang, tujuan, dan pentingnya melestarikan reputasi.

  • Increase costs of deception. mempertimbangkan meningkatnya biaya.

  • Consider the setting. mempertimbangkan pengaturan dan media komunikasi.

  • Avoid overconfidence. harus waspada dan memeriksa latar belakang informasi latar belakang.

Selama Negosiasi

  • Establish trust. Membangun kepercayaan dan meyakinkan mitra.

  • Shift the frame. mengadopsi frame atau titik acuan dalam berbagai cara.

  • Ask direct questions. Suatu studi menemukan bahwa subjek signifikan cenderung berbohong ketika ditanya pertanyaan langsung.

  • Listen carefully. mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan.

  • Pay attention to nonverbal cues. Focus pada bahasa tubuh.

  • Keep records and get things in writing. Buat berita acara.

  • Setelah Negosiasi

  • Manage your reputation. Mengambil perspektif jangka panjang negosiasi, mengembangkan hubungan dan reputasi.

  • Don’t gloat. Selalu rendah diri.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tipu muslihat

  • Set goals carefully. Tetapkan tujuan dengan baik.

  • Monitor decision making in the loss domain. Monitor pengambilan keputusan dalam kerugian. Seperti penetapan sasaran, membingkai hasil dalam hal kerugian dapat memotivasi orang untuk tawar-menawar lebih agresif, dan mungkin kurang etis.

  • Assess underlying uncertainty. Secara umum, semakin tidak pasti dan ambigu informasi tersebut, semakin besar kemungkinan orang terjebak.

  • Pay attention to self-perceptions and norms. persepsi diri dan norma juga celah penggunaan penipuan

  • Prepare carefully. mempersiapkan diri dengan mengantisipasi pertanyaan.

  • Look for justifications. Evaluasi tindakan Anda dari sudut pandang yang netral dan mendorong orang untuk melakukannya juga.

  • 4.Hal-hal apa sajakah yang dapat menjadi jebakan dalam proses komunikasi elektronis dalam upaya pengambilan sebuah keputusan

Jawab :

Di antara implikasi negatif menggunakan saluran elektronik adalah :

  • Lebih Berantakan. Beberapa riset menunjukkan bahwa forum dengan komunikasi elektronis bersifat konvergen dan tidak meruncing terhadap focus masalah.

  • Proses Keputusan yang Lama. kelompok-kelompok jaringan elektronis membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai keputusan daripada kelompok yang menggunakan proses tatap muka langsung

  • Banyak Keputusan Ekstrim . Ketika waktunya singkat, kelompok elektronis cenderung mencapai keputusan yang lebih ekstrim atau terpolarisasi daripada pertemuan konvensional, mungkin karena komunikasi elektronik tidak menyediakan cara cepat mencari benang merah dan kaitan antara ide-ide yang diperlukan untuk paduan proposal.

  • 5.Jelaskan bagaimana proses pengambilan keputusan ditinjau dari kompleksitas dan ketidakpastiannya!

Jawab :

  • Mengelola Data-Rich Environments

  • Mengelola kompleksitas sistematik

      • Large-Scale Simulation Models

      • Optimizing Power Pools

  • Mengelola Multistakeholder and Lingkungan Kompleksitas

      • Listening to Stakeholders

      • Behavioral Approaches

  • Membangun Dasar Informasi. evaluasi optimasi dan model simulasi pengambilan keputusan di lingkungan Kompleks yang memberikan informasi yang lebih banyak dan lebih tepat.

  • Mengidentifikasi Kendala. memastikan informasi yang layak dan masuk akal untuk keputusan di masa depan, bukan hanya meningkatkan, menunda atau membatalkan proyek, tapi juga berinvestasi agar terjaminnya keandalan informasi untuk pengambilan keputusan di masa yang akan dating.

  • Memperkuat Kemampuan Organisasi. Faktanya bahwa manajer membutuhkan dukungan keputusan dan alat pengelolaan data yang kuat organisasi secara keseluruhan baru keterampilan dan kemampuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat-alat ini.

6. Uraikan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan protektif!

Jawab :

  • Present probabilities using concrete comparisons. Manusia sangat sulit dalam mengevaluasi probabilitas rendah, tapi lebih baik saat resiko-resiko dalam bentuk yang lebih kongkrit. Mereka perlu melihat keputusan dalam konteks yang lebih dimengerti. Perbandingan resiko lebih efektif membantu pembuat keputusan focus daripada menerjemahkan risiko ke dalam nilai dolar. pada premi asuransi, menyajikan informasi dalam format ini dapat
    membantu pengambil keputusan menilai risiko yang lebih baik.

  • Avoid microscopic numbers.Menghindari Ukuran Microscopic. Orang juga bersedia membayar jauh lebih mahal untuk mengurangi risiko. untuk mengurangi risiko beberapa peristiwa-peristiwa buruk yang dialami. Sebagai contoh, Perusahaan Richter mempertimbangkan perlindungan selama 25 tahun hidup dari gempa bumi, manajer jauh lebih mungkin untuk mengambil risiko serius jika mereka diberi kesempatan setidaknya satu gempa lebih dari 1 dalam 5 selama seluruh periode daripada 1 dalam 100 dalam setahun. Demikian pula, orang lebih bersedia untuk mengenakan sabuk pengaman jika mereka diberi tahu bahwa mereka memiliki peluang 0,33 kecelakaan selama 50 tahun mengemudi seumur hidup bukannya peluang 0,00001 setiap perjalanan. Satu tantangan bagi riset masa depan adalah untuk menentukan cara untuk menyajikan informasi kepada setiap orang sehingga
    mereka memahami arti dari probabilitas rendah dan tinggi

  • Use private-public partnerships. Gunakan kemitraan publik-swasta. Asuransi swasta, lembaga keuangan, dan kelompok sektor swasta lainnya tidak bisa tantangan ini dalam manajemen risiko sendirian. Sebaliknya, kombinasi publik dan keterlibatan swasta mungkin jauh lebih diinginkan Karena kesalahan persepsi mengenai risiko dan aturan-aturan keputusan perusahaan dan individu sering terlalu melindungi terhadap probabilitas rendah, peristiwa konsekuensi tinggi. ketika kita mengenali keterbatasan ini, kita dapat membantu para pengambil keputusan membuat pilihan yang lebih dekat untuk memenuhi seperangkat kriteria yang optimal.

  • MulkaN 140610060063

5 Comments

  1. ichi_ said,

    6 January 2010 at 08:38

    ken… jadi kesimpulan buat bagian A apa???

  2. Anonymous said,

    6 January 2010 at 14:38

    wt ichi : tidak signifikan. jd pake deskriptif deh.
    wt echa : semakin besar.

    hehe..

  3. fita said,

    7 January 2010 at 10:19

    ehm…

  4. dq said,

    8 January 2010 at 14:07

    nambahin bwat no1B
    1.identifikasi masalah
    2.identifikasi kriteria keputusan
    3.alokasi kriteria pembobotan
    4.membangun alternatif dari kritria
    5.melakukan pemilihan alternatif
    6.implementasi alternatif
    7.evaluasi

  5. mulkanatjeh said,

    14 February 2010 at 17:09

    ok..thx dq ats tambahannya..btw qt dpt A smw yah..hehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: